Minggu, 06 Juni 2010

Komoditi Karet

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah
Karet merupakan komoditi ekspor yang mampu memberikan kontribusi di dalam upaya peningkatan devisa Indonesia. Ekspor Karet Indonesia selama 20 tahun terakhir terus menunjukkan adanya peningkatan dari 1.0 juta ton pada tahun 1985 menjadi 1.3 juta ton pada tahun 1995 dan 2.0 juta ton pada tahun 2005. Pendapatan devisa dari komoditi ini pada semester pertama tahun 2006 mencapai US$ 2.0 milyar, dan diperkirakan nilai ekspor karet pada tahun 2006
akan mencapai US $ 4,2 milyar (Kompas, 2006).
Sejumlah lokasi di Indonesia memiliki keadaan lahan yang cocok untukpertanaman karet, sebagian besar berada di wilayah Sumatera dan Kalimantan. Luas area perkebunan karet tahun 2005 tercatat mencapai lebih dari 3.2 juta ha yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Diantaranya 85% merupakan perkebunan karet milik rakyat, dan hanya 7% perkebunan besar negara serta 8% perkebunan besar milik swasta. Produksi karet secara nasional pada tahun 2005 mencapai 2.2 juta ton. Jumlah ini masih akan bisa ditingkatkan lagi dengan melakukan peremajaan dan memberdayakan lahan-lahan pertanian milik petani serta lahan kosong/tidak produktif yang sesuai untuk perkebunan karet. Dengan memperhatikan adanya peningkatan permintaan dunia terhadap komoditi karet ini dimasa yang akan datang, maka upaya untuk meningkatakan pendapatan petani melalui perluasan tanaman karet dan peremajaaan kebun bisa merupakan langkah yang efektif untuk dilaksanakan. Guna mendukung hal ini, perlu diadakan bantuan yang bisa memberikan modal bagi petani atau pekebun swasta untuk membiayai pembangunan kebun karet dan pemeliharaan tanaman secara intensif.



B. Rumusan Masalah
a. Bagaimana perkembangan luas perkebunan karet di Indonesia pada tahun 2005–2007?
b. Bagaimana perkembangan produksi karet di Indonesia pada tahun 2005–2007?
c. Bagaimana tingkat ekspor dan impor karet di Indonesia pada tahun 2005–2007?



C. Tujuan Penulisan
a. Untuk mengetahui perkembangan luas perkebunan karet di Indonesia pada tahun 2005-2007.
b. Untuk mengetahui perkembangan produksi karet di Indonesia pada tahun 2005-2007.
c. Untuk mengetahui tingkat ekspor dan impor karet di Indonesia pada tahun 2005-2007.

untuk lengkapnya download di sini

Tidak ada komentar:

Posting Komentar