Senin, 12 April 2010

Estimasi Nilai Ekonomi dari Kebijakan Lingkungan

ESTIMASI NILAI EKONOMI DARI
KEBIJAKAN LINGKUNGAN
A. PENDAHULUAN
Keuntungan ekonomi dari kebijaksanaan perubahan kualitas lingkungan adalah nilai uang dari peningkatan lingkungan alam dan lingkungan buatan manusia yang dihasilkan oleh kebiksanaan tersebut atau terhindarnya biaya yang besar dalam menangani biaya yang ditimbulkan oleh kerusakan lingkungan. Biaya untuk memperbaiki lingkungan bisa juga disebut sebagai keuntungan yang hilang. Jadi estimasi keuntungan lingkungan melibatkan penilaian moneter (uang) untuk menggambarkan nilai sosial dari perbaikan kondisi lingkungan atau biaya sosial dari kerusakan lingkungan.

B. KATEGORI PERUBAHAN LINGKUNGAN YANG DINILAI
Perubahan lingkungan baik yang menguntungkan maupn yang merugikan yang diakibatkan oleh aktifitas manusia bisa mempengaruhi berbagai macam penerima (receptors) dan objek (objects). Perubahan-perubahan lingkungan tersebut bisa diklasifikasikan sebagai berikut :
1. Kesehatan manusia (human health);
2. Lingkungan hidup (living environment);
3. Aliran-aliran output yang bisa direproduksi (reproducible output flows);
4. Stok yang bisa direproduksi (reproducible stocks);
5. Stok yang tidak bisa direproduksi (non-reproducible stocks);
6. Pemandangan alam dan ekosistem (ecosystem and landscapes).
Dalam menilai sisi ekonomi dari perubahan lingkungan yang terjadi terutama perbaikan kualitas lingkungan maka unsur-unsur yang terkait dalam proses perubahan serta nilai perubahan itu harus diperhitungkan. Jika penyediaan barang lingkungan meningkat, maka surplus kosumen akan meningkat karena penggunaan barang lingkungan terebut baik langsung maupun tidak langsung.
Beberapa sumber benefit yang bisa diperoleh bukan pengguna langsung jasa lingkungan adalah sebagai berikut :
• Nilai pilihan (option value). Meskipun seseorang tidak mempunyai rencana untuk menggunakan jasa lingkungan itu, mereka kadang-kadang mau membayar sebagai pilihan untuk memanfaatkannya di masa mendatang.
• Nilai eksitensi/keberadaan (existence value). Nilai atau harga yang diberikan oleh seseorang terhadap eksitensi barang lingkungan tertentu.
• Nilai masa depan (bequest value). Orang bisa jadi membayar bagi ketersediaan barang-barang lingkungan tertentu.






Tabel : Nilai Dari Bukan Penggunaan Langsung Dari Tiap
Kategori Benefit Kebijakan Lingkungan
Kategori benefit Nilai dari bukan penggunaan jasa
eksitensi pilihan Masa depan
Kesehatan manusia Tingkat kematian sakit X
Kondisi kehidupan X
Aliran produksi yang direproduksi X
Stock yang bisa direproduksi X
Stock yang tidak bisa direproduksi X X X
Ekosistem/landscapes X X X

Nilai potensial dari perubahan lingkungan seperti diatas harus bisa diukur dengan menggambarkan nilai ekonomi riil dari kebijaksanaan pembangunan yang berwawasan lingkungan.
Ada dua metode utama dalam penelitian benefit dari perubahan lingkungan, yaitu :
a. Metode penilaian non-moneter (non-monetary valuation methods). Berdasarkan metodi ini dampak perubahan lingkungan diukur dengan menggunakan skala pengukuran tertentu sehingga bisa diketahui derajat atau tingkat perubahan lingkungan yang terjadi.
b. Metode penilaian moneter (monetary valuation methods). Metode penilaian moneter ini ialah metode yang menilai efek dari perubahan kualitas lingkungan dengan nilai uang dengan menggunakan metode-metode penilaian ekonomi yang telah dikembangkan.

Download lengkap PDF file nya disini

Tidak ada komentar:

Posting Komentar